Dalam foto ini kiper Manchester City, JOE HART, merenungi setelah gawangnya dijebol West Bromwich Albion, 21 Desember 2008. Kebobolan sudah menjadi hal lumrah, seperti halnya sukses menggagalkan tendangan penalti lawan atau melakukan penyelamatan saat diserang.
Tetapi tahukah kita, bahwa sebenarnya kiper-lah pemain yang paling menentukan dibandingkan, misalnya, penyerang ? Seorang pemain hebat biasanya ada di posisi penyerang, gelandang, sayap atau bek.
Dan itu lumrah, karena seorang bintang lebih sering disebut-sebut karena membuat gol dan rata-rata adalah pemain berposisi tengah ke depan.
Tetapi seorang kiper? Meski dalam tim ada taburan pemain bintang tetapi kalau kipernya sering kecolongan maka tidak ada gunanya status para bintang itu.
Karena posisi dan perannya yang penting, kebintangan seorang kiper kadang instan, yaitu saat melakukan penyelamatan berkali-kali dan mematahkan penalti, dari pemain bintang lawan. Maka saat itulah kiper menjadi bintang.